YANG MENJAGA HANYA UNTUK YANG TERJAGA

 


    Fitrah seorang laki-laki itu senang memandang, maka dari itu Allah perintahkan untuk menundukkan pandangan.. Sedangkan fitrah seorang wanita adalah senang dipandang, sehingga Allah perintahkan untuk menutup auratnya secara sempurna. Jika laki-laki dan perempuan mendewakan fitrahnya dan tidak menaati perintah Allah, maka jelaslah yang terjadi adalah kerusakan. Karena segala sesuatu yang Allah larang pasti ada kemudharatan didalamnya. 

    Pernah ada suatu cerita ketika seorang laki-laki yang sudah menikah mendatangi seorang sheikh.

    A man goes to a sheikh and says, “Oh Sheikh, I’ve been married for years and I have kids but in the past few years I’ve noticed I’m not attracted to my wife any longer.”

The Sheikh starts to ask him, “Why? Has she gained any weight?

Man: “No, she looks the same.”

Sheikh: “Did she get into an accident, did something deform her image?”

Man: “No, she looks the same.”

The Sheikh asks “Do you have a hard time lowering your gaze when women walk past you? Do you have issues with pornography?”

Man: “Yeah, how did you know about that?”

Sheikh: “When you indulge in Haraam, when you fall in love with the Haraam, when you eat, sleep, and breathe in the Haraam, then the Halal becomes disgusting to you.”

( via Youth Route )

       Perintah untuk menundukkan pandangan tidak hanya berlaku untuk laki-laki saja, namun juga untuk perempuan. Cukupkan mata hanya untuk melihat yang halal, hingga yang haram tak lagi menyilaukan mata.

    Jika perempuan sudah menjaga pandangan, kehormatan, dan hijab dengan lawan jenisnya. It’s so unfair kalau sudah menjaga diri, nggak follow apalagi like foto-foto selfie ikhwan ajnabi, eh dapat ikhwan yang jempol dan matanya bebas piknik kemana-mana. Hinggap dari foto ke foto, dari akhwat ini ke akhwat itu. Wal'iyadzubillah. 

    Saya percaya bahwa seseorang dipasangkan sekualitas, sekufu, sepadan dalam banyak hal. Dan saya percaya bahwa yang menjaga hanya untuk yang terjaga, begitu juga sebaliknya.


Hadza min fadli Rabbi

Comments

Popular posts from this blog

RIDHALLAH

MANUSIA ISTIMEWA

JODOH IMPIAN