HIJRAH SEPENUH HATI, TAAT HINGGA NANTI

 


Dear Akhwati fillah…

Waktu ini terlalu singkat untuk terus menerus membiasakan kemaksiatan yang Allah larang. Seringkali kita lupa bahwa dunia ini hanya tempat untuk mampir minum saja dan ajal telah sampai dipelupuk mata. Merugilah kita yang tidak pernah melakukan taubat lalu berhijrah di akhirat kelak, karena tidak akan mendapatkan kedudukan yang baik di sisi Allah ‘azza wa jalla.  

Hijrah bukan hanya berubah sementara dari yang tidak baik menjadi baik, akan tetapi lebih dari itu semua. Hijrah ialah bentuk perubahan yang konsisten untuk selalu dalam ketaatan dan kebaikan di jalan Allah. Maka, dibutuhkan ilmu dan pemahaman agama agar mampu menjaga semangat hijrah.

Lalu bagaimana memulainya?

Langkah yang pertama adalah membersihkan hati. Terkadang hati kita susah tersentuh oleh hidayah Allah sehingga menolak nilai–nilai kebenaran karena jiwa dan hati kita masih kotor. Kita selalu mencari pembenaran terhadap apa-apa yang menurut kita benar tapi dalam pandangan islam adalah salah. Contoh yang sederhana yaitu ketika kita enggan berjilbab dengan alasan susah mencari kerja. Padahal jika binatang yang melata saja rezekinya dijamin oleh Allah SWT, lalu bagaimana bisa manusia yang diberkahi akal untuk berfikir takut kehilangan rezeki?

Langkah selanjutnya adalah menjaga niat semata–mata karena Allah SWT, tentu tidak mudah dan jelaslah membutuhkan waktu seumur hidup selagi nyawa masih dikandung badan. Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya (sahnya) amal-amal perbuatan adalah hanya bergantung kepada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang diniatkannya.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, an-Nasa’I, Ibnu Majah dan Imam Ahmad).

            Lalu kita wajib mengkaji ilmu-ilmu islam, karena dari situlah kita akan mendapatkan "circle taat" yang akan menguatkan proses hijrah kita. Dimana kita bisa mencari sahabat yang taat? Mereka tentu bisa kita temukan di majelis-majelis ilmu dan di tempat yang Allah berkahi. Memilih teman yang mencintai ketaatan selagi muda adalah jalan menuju surga. Kemudian kita harus senantiasa bersabar atas segala ujian yang akan menaikan level ketaatan dalam proses hijrah kita.

Maka kukatakan kepadamu…

Inilah bukti cintaku. Bukti cintaku adalah nasehat dan ajakanku. Salah satu tanda cinta adalah ketika seseorang menginginkan kebaikan untuk saudaranya seperti ia menginginkan kebaikan untuk dirinya sendiri.

 Maka dari itu, kita harus bersegera menuju ketaatan total nan menyeluruh saat ini juga, tanpa nanti dan tanpa tapi. Sungguh hidayah ini sangat mahal. Tak semua yang telah meraihnya, bisa mempertahankannya. Harapanku, semoga rahmat Allah senantiasa tercurah atasmu dan atasku, serta mengampuni dosa-dosa yang pernah kita perbuat dimasa lalu.  

Uhibbukunna fillaah

Comments

  1. Mashaallah semoga kita juga bagi saya sendiri bisa terus belajar lagi dan bisa istiqomah atas niat dan apa yg saya usahakan untuk menjadi pribadi yang baik mencari ridho Allah dan menjaga ketaatan terimakasih atas postnyaa semoga bisa mengingatkan banyak orang menampar juga bagi saya

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

RIDHALLAH

MANUSIA ISTIMEWA

JODOH IMPIAN