MUSLIMAH Menjadi Sebaik-Baiknya Perhiasan atau Seburuk-Buruknya Fitnah?





Dear perempuan…

Jadilah perempuan yang dihormati dan disegani oleh lawan jenismu. Ramah dan santun, tapi tegas dalam menetapkan batas. Perempuan dengan karakter yang kuat dan prinsip yang kokoh, tak mudah termakan bujuk rayu lelaki. Perempuan yang sulit untuk didekati dan disentuh kecuali oleh mereka yang berhak dan halal untuk melakukannya.

Perempuan seperti ini, laki-laki iseng akan berpikir dua kali sebelum menggodanya. Beda dengan yang dari tatapan mata, bahasa tubuh sampai nada suara terkesan “mengundang”. Menye-menye dan genit ke lawan jenis. Spesies laki-laki genit dan penjahat kelamin itu selalu ada di segala zaman. Dari zaman dulu sampai zaman now, laki-laki mata keranjang itu selalu eksis. Populasinya pun tidak sedikit.

Tinggal kitanya aja sebagai perempuan yang harus pandai-pandai menjaga diri. Mau jadi perempuan terhormat, mudah terfitnah gombalan laki-laki, atau malah jadi sumber fitnah?

Mau sedahsyat apapun rayuan laki-laki. Kalau kita sebagai perempuan punya prinsip yang kokoh serta harga diri yang mahal, insya Allah tak akan mudah tergoda apalagi sampai berani dan agresif menggoda.

Hargai dirimu, duhai perempuan. Kalau bukan engkau yang menghargai dirimu, siapa lagi? Kalau bukan engkau yang menjaga kehormatanmu, siapa lagi yang akan menjaganya untukmu?

Jangan sekali-kali memberikan celah bagi lelaki mata keranjang untuk masuk dan merayu. Jangan pernah mencoba bermain-main dengan mereka, meski hanya sekadar iseng atau coba-coba. Don’t your dare playing with fire, if you’re not prepared to end up getting burned.

Para lelaki buaya yang penuh dengan niat keji itu hanya ingin mengambil keuntungan darimu, tidak lebih. Jika hasratnya telah terpuaskan dan keinginannnya telah tercapai, you are no longer beneficial for them. And you’ll be dumped, very very soon.

Lelaki yang sungguh mencintai dan menghargai dirimu, ia tidak akan membuktikan “cinta”nya dengan memaksiati Rabbmu. Ia tidak akan mengajakmu berbuat sesuatu yang mendatangkan kemurkaan Allah. Ia tidak akan merendahkan dirinya dan dirimu dengan berlindung di balik nama “cinta” atas nafsu sesaat. Ia akan menempuh jalan halal untuk mendapatkanmu, bukan lewat pintu belakang (pacaran, etc) agar tiada orang lain yang tahu.


Dear perempuan…

Jangan jadi perempuan gampangan yang bisa dijamah oleh setiap lelaki. Jadilah perempuan mahal yang menghiasi dirinya dengan ketakwaan dan rasa malu. Perempuan yang membuat tiap laki-laki memandangnya dengan penuh rasa hormat, bukan penuh minat dan syahwat.

Cantikmu itu mahal, dear. Dunia dan seluruh isinya tak akan pernah bisa membelinya karena ia adalah anugerah Allah yang amat berharga. Ia hanya boleh dinikmati oleh pasangan halal atau mahrammu, bukan oleh sembarang orang di jalan-jalan, kampus, mall, atau galeri foto dan video di sosial media.

Know your worth, have a pride. Semua terserah dirimu. Selalu ada pilihan dalam hidup ini, bukan? Mau menjadi sebaik-baiknya perhiasan atau seburuk-buruknya fitnah? It’s you who decide.

Aku tidaklah lebih baik darimu. Aku pun masih berproses untuk menjadi lebih baik. Aku masih terus butuh diingatkan dan dinasehati. Aku bukan manusia sempurna tanpa cela.

Sejatinya tulisan ini dibuat untuk pengingat agar selalu istiqamah menjaga diri dari fitnah akhir jaman. 

Kullu 'aamin wa anti bi khair.

Comments

Popular posts from this blog

RIDHALLAH

MANUSIA ISTIMEWA

JODOH IMPIAN